Al Qur'an

Pilihan terbaik demi menyusun kerangka kerja, usaha dan perbagai aplikasi.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 01 Januari 2018

Berdasarkan Genetika, Semua Manusia Berpotensi Menjadi Jenius

Dari hasil penelitian, otak manusia mempunyai 1 triliun sel, dengan 100 milyar sel aktif. Setiap sel itu mampu membuat jaringan sampai 20.000 sambungan tiap detik.

Dengan kondisi yang seperti itu, seorang master trainer dari Brains Power Indonesia, Irwan Widiatmoko mengatakan, “Apabila seluruh informasi alam semesta ini dimasukkan ke dalam otak kita, otak kita tidak akan penuh.” Begitu yang dikutip darihttp://www.kompas.com tanggal 25 Agustus 2008.

Adakah manusia super jenius di dunia ini?

Jawabnya adalah Nabi Adam AS, yang merupakan leluhur seluruh umat manusia…

Kok bisa?

Soalnya beliau adalah satu-satunya makhluk, yang berhasil mempresentasikan keadaan seluruh alam semesta ini di hadapan Allah SWT. Kenyataan inilah yang membuat para para malaikat terkagum-kagum, dan mereka pun sujud kepada Adam AS dan mengagungkan kebesaran Allah SWT.
Kisah ini termuat dengan jelas dalam QS Al Baqarah ayat 33—34.

(33) “Dia (Allah) berfirman, ‘Wahai Adam! Beritahukanlah kepada mereka nama-nama itu!’ Setelah dia (Adam) menyebutkan nama-namanya, Dia (Allah) berfirman, ‘Bukankah telah Aku katakan kepadamu, bahwa Aku mengetahui rahasia langit dan bumi, dan Aku mengetahui apa yang kamu sembunyikan?’.”

(34) “Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, ‘Sujudlah kamu kepada Adam!’ Maka mereka pun sujud kecuali iblis. Ia menolak dan menyombongkan diri, dan ia termasuk golongan kafir.”

Jadi kalau ada yang bilang, kecerdasan adalah faktor bibit atau keturunan, hal itu berarti semua manusia (termasuk kita ini) punya potensi jadi manusia super jenius.

Sebenarnya struktur otak Nabi Adam AS, relatif sama dengan struktur otak manusia kebanyakan, termasuk kita. Bedanya, Sang Nabi pertama itu sudah secara optimal memakai semua potensi otaknya.

Bagaimana dengan kita?
Berpikir saja biasanya malas. Kita lebih suka melihat orang lain yang jadi lebih jenius. Dan dari penelitian pula, kita ini kebanyakan hanya memakai daya otak kita sebesar 10%…

Jadi… apa yang mesti kita lakukan?
Yach, pilihan ada di tangan masing-masing. Yang jelas, orang-orang di Jepang itu memaksimalkan potensi otaknya dan mereka jadi bangsa yang besar.

Sejarah mencatat Jepang yang pernah dibom atom pada masa Perang Dunia II di Hirosima dan Nagasaki. Peristiwa itu menyebabkan kerugian dan kerusakan parah serta nyaris melumpuhkan perekonomian Jepang secara keseluruhan.

Namun tidak butuh lebih dari dua dekade, usaha yang keras dan kegigihan bangsa Jepang telah membuatnya kembali menancapkan giginya sebagai bangsa yang besar. Bahkan sampai saat ini Jepang dianggap sebagai salah satu ikon bangsa yang maju dan berbudaya di Asia.
Jadi, semuanya terserah kita. Apakah kita mau memaksimalkan kemampuan otak kita dan menjadi orang yang sukses atau hanya orang yang biasa-biasa saja.

Semoga bermanfaat

Kisah Burung Rajawali (Transformasi diri adalah pilihan)

Kisah Burung Rajawali
(Transformasi diri adalah pilihan)

“Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat (juga) seperti kamu. Tiadalah Kami alpakan sesuatupun dalam Al-Kitab  kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan”. ( Qs. Al – An’am : 38 ).

Diantara simbol – simbol kekuasaan Allah SWT dimuka bumi ini adalah Dia menciptakan binatang – binatang dari jenis burung – burung yang beragam jenisnya. Diantara sekian banyak jenis burung yang Allah S.W.T ciptakan sebagai tanda kekuasaan-Nya adalah Burung rajawali, burung rajawali adalah burung yang paling panjang usianya. Seekor burung rajawali bisa mencapai umur hingga 70 tahun. Tapi untuk mencapai umur tersebut adalah pilihan bagi seorang rajawali, apakah dia hidup sampai 70 tahun atau hanya sampai 40 tahun.

Ketika burung rajawali mencapai umur 40 tahun, maka untuk dapat hidup lebih panjang 30 tahun lagi, dia harus melewati transformasi tubuh yang sangat menyakitkan. Pada saat inilah seekor rajawali harus menentukan pilihan untuk melewati transformasi yang menyakitkan itu atau melewati sisa hidup yang tidak menyakitkan namun singkat menuju kematian.

Pada umur 40 tahun paruh rajawali sudah sangat bengkok dan panjang hingga mencapai lehernya sehingga ia akan sulit untuk makan. Cakar-cakarnya pun sudah tidak tajam. Bulu pada sayapnya juga sudah sangat tebal sehingga ia sangat sulit untuk dapat terbang tinggi.

Bila seekor rajawali memutuskan untuk melewati transformasi tubuh yang menyakitkan tersebut, maka ia harus terbang mencapai pegunungan yang tinggi kemudian membangun sarang di puncak gunung tersebut. Lalu, dia akan mematuk-matuk paruhnya pada bebatuan di gunung sehingga paruhnya lepas.

Setelah beberapa lama paruh barunya akan muncul. Dengan paruhnya yang baru, ia akan mecabut kukunya satu-persatu dan menunggu hingga kuku-kuku baru yang lebih tajam tumbuh. Ketika kuku-kuku tersebut tumbuh, ia akan mencabut bulu sayapnya sehingga rontok semua dan menunggu bulu-bulu baru tumbuh pada sayapnya. Ketika semua itu telah dilewati, rajawali itu dapat terbang kembali dan menjalani kehidupan normalnya. Begitulah transformasi menyakitkan yang harus dilewati oleh seekor burung rajawali selama kurang lebih setengah tahun.

Seringkali agar kita dapat bertahan, kita harus melewati sebuah perubahan, terkadang kita harus membuang kenangan, kebiasaan dan semua tradisi – tradisi  kita yang lama yang kurang baik. Hanya dengan terbebas dari beban buruk masa lalu, kita dapat memulai hidup yang baru.

Perubahan tidak dapat dilaksanakan tanpa menimbulkan ketidak nyamanan, Bahkan sekalipun perubahan itu mengubah dari buruk menjadi lebih buruk.

Semoga bermanfaat.

Hubungan pria dan wanita pada masa Arab jahiliyah

Apapun juga pendapat orang tentang peradaban tanah arab serta daerah pedalamannya, namun sudahkah kota kota seperti mekah dan sekitarnya mempunyai peradaban yang tidak dikenal oleh daerah pedalaman, ataukah juga ia masih berada pada tingkat permulaan?
Pada dasarnya hubungan pria dan wanita dalam masyarakat arab itu seluruhnya berdasarkan bukti bukti qur’an serta peninggalan peninggalan sejarah pada masa itu tidak lebih adalah suatu hubungan jantan dengan betina, dengan sedikit perbedaab sesuai dengan tingkat – tingkat kelompok dan golongan – golongan kabilah masing – masing, yang pada umumnya tidak jauh dari cara hidup yang masih mirip – mirip dengan tingkatan manusia terbelakang.

Dalam hal ini kaum wanitanya pada zaman jahiliyah yang mula mula mempertontonkan diri, memamerkan kecantikannya dengan berbagai bagai perhiasan yang bukan lagi terbatas hanya pada suaminya. Mereka pergi keluar sendiri – sendiri atau beramai – ramai untuk keperluan yang mereka adakan di tengah – tengan padang sahara.

Ditempat ini pemuda – pemuda dan pria lainnya menyambut mereka, dan mereka dipertemukan dengan kelompoknya masing – masing. Kedua belah pihak mereka sudah tidak perduli lagi, saling bertukar pandangan, saling bercumbu dengan kata kata yang manis manis, yang membuat si jantan jadi senang dan sibetina jadi tentram. Sudah begitu melekatnya cara hubungan demikian itu dalam hati mereka, sehingga Hindun ini Abu Sufyan tidak segan – segan lagi mengatakan, ditengah tengan peristiwa yang sangat genting dan gawat dalam perang uhud, tatkala ia membakar semangat pasukan quraisy :

Kamu maju kami peluk

Dan kami hamparkan kasur yang empuk

Atau kamu mundur kita berpisah

Berpisah tanpa cinta.

Pada beberapa kabilah masa itu masalah zina bukanlah suatu kejahatan yang patut mendapat perhatian. Masalah cumbu – cumbuan sudah merupakan salah satu kebiasaan semua orang.

Sumber – sumber sejarah menyebutkan peristiwa – peristiwa percintaan yang dilakukan hindun itu dengan mengingat kedudukan Abu Sufyan yang begitu kuat dan penting tidak sampai mengubah kedudukan wanita itu, baik dikalangan masyarakatnya maupun ditengah – tengah keluarganya. Bila ada wanita yang melahirkan anak dan tidak diketahui siapa bapak anak itu, tidak segan – segan ia akan menyebutkan laki – laki mana yang telah menjamahnya untuk kemudian menghubungkan anaknya kepada orang yang dianggapnya paling mirip. Naudzubillah…

Seorang orang arab suka sekali pada waktu yang terluang dan diisinya dengan bercumbu, imajinasi mereka biasanya subur sekali terbawa oleh cara hidupnya dibawah langit terbuka serta pengembaraannya dalam mencari rezeki. Ia didorong oleh cara yang berlebih – lebihan, dan kadang berdusta dalam soal – soal perdagangan.dalam hal ini khayalnya bertambah subur, baik di waktu damai maupun waktu perang. Lalu bagaimana dengan zaman kita sekarang ini ?

Sumber kepustakaan : Muhammad Husain Haikal, Sejarah Hidup Muhammad, Litera AntarNusa 1993

( Ade lukman )